Pastor Reading Challenge 2017

Money, Possessions and Eternity

By Randy Alcorn

Mengapa uang penting di mata Tuhan?

Apakah teologia kesuksesan salah atau benar?

Bagaimana kita bisa dibebaskan dari belenggu materialisme?

Bolehkah orang Kristen berhutang?

Berapa banyak yang Tuhan mau kita memberi?

Bagaimana cara terbaik menolong orang miskin?

Bagaimana dengan gambling? Investasi? Asuransi jiwa? Tabungan hari tua? Memberi warisan?

Intinya, bagaimanakah kita memakai harta dunia seturut dengan maksud Tuhan agar kita “tabung harta di surga”?

Dengan prinsip alkitabiah yang benar dan praktis, buku Randy Alcorn ini sangat segar dan mengugah kita untuk mengerti bagaimana memakai segala berkat Tuhan bagi diri, orang lain dan kemuliaanNya.


Married for God

By Christopher Ash

Banyak buku tentang pernikahan bicara soal bagaimana (the how questions). Bagaimana komunikasi agar pernikahan lebih baik? Bagaimana bisa bertumbuh dengan resolusi konflik yang efektif? Bagaimana memiliki kehidupan seks yang lebih baik? Sebagian buku lain fokus pada apa (what) itu pernikahan? Tapi fokus buku Christophet Ash ini adalah pertanyaan yang paling penting “mengapa menikah”? (The why questions). Alasannya? Ash berkata, “Sebab jika kita tahu tujuan jelas mengapa menikah, maka kita akan mengerti apa itu pernikahan dan kita akan terus memposisikan diri dengan benar bagaimana membangun pernikahan kita dengan solid.”

Kita harus tanya mengapa Tuhan memberi pernikahan, berarti ada tujuan Tuhan, dan bukan tujuan kita yang utama dalam pernikahan.

Buku yang sangat baik sekali bagi siapa saja yang siap menikah dan mereka yang telah menikah. Buku ini juga memberi prinsip praktis yang sangat baik juga bagi mereka yang single, bicara soal tidak memiliki anak dan apa tujuab memiliki anak.

 



Worship Matters

By Bob Kauflin

Inilah buku tentang apa dan bagaimana ibadah gereja yang saya sangat rekomendasikan. Kauflin menekankan balance keutamaan skill dan performance dengan ketulusan hati yang menyala dari tim ibadah dan pemimpin ibadah.

Seluruh ibadah gereja adalah soal pikiran dan hati. Pemimpin ibadah dan tim musik harus tahu teologia dengan benar, namun bukan sebagai “a mere head-knowledge of God,” sehingga ibadah menjadi stoik tanpa hati dan perasaan. Ibadah adalah mengerti dengan benar akan Tuhan dan menggerakkan keinginan secara kuat dan passionate kepada Tuhan.

Kauflin menekankan para gembala peka mem-balance pengajaran biblika dan bijaksana pastoral bagi arah ibadah gereja. Sehingga bukan preferensi perasaan dan kesukaan diri, maka pemimpin pujian dan tim musik diarahkan oleh gembala gereja. Kauflin berkata, “God has given the pastor, not the worship leader, the ultimate responsibility for the direction of the church. That includes the musical portions of the meeting. When we are at odds, Scripture is clear: I am the one who needs to submit.” (242)

Worship Matters adalah salah satu buku terbaik tentang ibadah. Itu sebab buku ini wajib dibaca bagi setiap pelayan ibadah.


Faker

By Nicholas T. McDonald

Bagaimana jadi orang Kristen otentik? Melakukan apa yang dikatakan. Jika tidak, maka itulah yang disebut the faker. Terlebih kepada anak dan remaja kita, mudah sekali sebagai orang tua hanya berkata tetapi tidak melakukan dan jadi teladan.

Menjadi the faker adalah pergumulan yang juga di alami anak2 remaja Kristen ketika mereka ada di sekolah karena malu hidup otentik sebagai orang Kristen. Buku the Faker ini patut dibaca oleh anak-anak remaja Kristen, karena ditulis dengan gaya bahasa anak muda oleh Nicholas McDonald, yang memang dikenal sebagai pastor orang muda.

Nick memulai buku ini dengan bercerita tentang pengalaman dirinya sebagai anak remaja Kristen yang juga alami krisis tentang identitas yang punya “secret” tetapi jadi the faker di gereja.

Buku Nick ini bertujuan agar anak-anak muda ditumbuhkan menjadi murid Yesus yang dewasa untuk bisa otentik di dalam dunia untuk bisa bekerja, hidup dan bersaksi.

Buku ini cocok sekali dibahas dalam small group anak-anak muda, dengan bahasa pop culture yang menarik, pasti akan menciptakan diskusi terbuka dan juga enak dibaca. Sangat baik bagi anak-anak muda membaca buku ini.


Kedewasaan Rohani

By Oswald Sanders

Buku ini dalam bahasa Indonesia dari terjemahan buku Spiritual Maturity (1962).

Kedewasaan Rohani adalah buku klasik yang tetap memberi pengaruh besar bagi siapa saja yang membacanya. Sanders mengajak setiap orang Kristen sungguh bertumbuh dewasa yang berpusat pada Allah Tritunggal: Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Apa saja yang dikerjakan Bapa, Anak dan Roh Kudus kepada setiap orang percaya dan bagaimana hidup rohani yang dewasa mengikuti teladan Yesus sebagai model dan taat penuh kepada Roh Kudus. Anda akan menemukan apa arti “intimacy with God” melalui buku ini. Buku ini akan mengubahmu!



The Benefits of Providence

By James Spiegel

Ini buku yang berbobot dan harus dibaca secara mendalam. Inti buku ini adalah untuk menjawab pertanyaan sulit tentang: “Apakah Tuhan secara aktif menentukan segala peristiwa yang pasti akan terjadi?”

Buku ini melawan pandangan Open Theism yang mengatakan bahwa Tuhan tidak menentukan setiap peristiwa dan hanya membiarkan secara pasif peristiwa-peristiwa itu terjadi.

Spiegel dengan tegas berkata bahwa Tuhan itu berdaulat mengatur segala sesuatu, dan doktrin providensia Allah ini justru sangat penting secara praktis bagi iman orang Kristen tetap teduh dan yakin bahwa Tuhan punya rencana. Bagaimana orang Kristen memahami penderitaan dan problem kejahatan terjadi? Anda akan menemukan jawab yang berbobot namun sangat pastoral menguatkan iman anda dalam buku ini.


For Parents Only

By Lisa Rice and Shaunti Feldhahn

Jika anda adalah orang tua dari anak pra-remaja dan remaja, maka anda mutlak harus baca buku ini. Agar anda tidak terus berantem dengan anak remajamu, sebab dunia mereka dan cara pikir anak remaja yang membuat anda bingung. Dan juga mereka frustasi sebab anda tidak memahami mereka bahwa mereka bukan anak kecil lagi.

Buku ini ditulis dari hasil wawancara dengan 1000 anak pra-remaja dan remaja di Amerika Serikat, sehingga anda sebagai orang tua bisa lebih memahami mereka dan akhirnya membangun komunikasi yang terpercaya dengan mereka.


The Jesus I Never Knew

By Philip Yancey

Tidak bisa kita pungkiri bahwa gaya penulis jurnalisme Yancey begitu enak dibaca. Ini buku devosional tentang siapa Yesus yang anda baca bagai novel yang tidak akan anda lepaskan sampai tamat.

Yancey bercerita secara kronologi kehidupan Yesus, dan mengajak pembaca menjunjung tinggi siapa Yesus sesungguhnya. Yancey menulis dengan sastra yang indah dan penuh dengan kutipan yang akan memorable bagi setiap pembaca untuk lebih kagum kepada Tuhan. Buku ini patut dibaca dan menjadi buku laris dan dikenal luas oleh orang Kristen. Anda juga bisa memberikan buku ini kepada orang bukan Kristen agar mereka lebih mengenal siapa Yesus.

 


It All Goes Back in the Box

By John Ortberg

Ortberg adalah penulis yang jago bercerita dan tulisannya enak dibaca penuh dengan ilustrasi yang mengena dan humoris. Buku ini bicara tentang hidup dalam dunia satu kali kelak akan meninggal, seperti bermain game ketika selesai semua benda-benda mainan ditaruh kembali ke dalam kotak.

Semua yang kita miliki dalam dunia ini hanyalah pinjaman dari Tuhan, Pemilik sesungguhnya.

Bagaimanakah anda bijaksana membedakan mana yang permanen dari yang sementara dalam hidup di dunia ini? Maukah anda tahu rahasianya menjadi kaya di hadapan Allah?

Winning the game of life on Earth is a temporary victory; loving God and other people with all our hearts is an eternal one. Buku ini sangat enak dibaca dan akan menggugah hidup rohani anda.


More Than a Carpenter

By Josh McDowell



Case for the Christ (for teens)

By Lee Strobel

Ketiga buku ini adalah buku apologetika yang sangat baik sekali bagi mereka yang ragu dan ingin mengetahui bahwa iman Kristen tidaklah bertentangan dengan rasio manusia. Iman Kristen itu masuk akal.

Ketiga buku ini intinya untuk menjelaskan bahwa Yesus bukan sekedar manusia biasa saja tetapi Dia adalah Anak Allah yang menjadi manusia.

Josh McDowell dan Lee Strobel bersaksi dalam buku ini bahwa mereka awalnya bukan orang percaya, tetapi akhirnya percaya kepada Yesus dan mereka menulis buku-buku ini sebagai perjalanan iman dan intelektual mereka percaya Yesus.

Apa uniknya Kekristenan itu? Josh McDowell berkata, “Christianity is not a religion. Religion is humans trying to work their way to God through good works. Christianity is God coming to men and women through Jesus Christ.”

Saya sangat mendorong anda membacanya dan bisa memberikan kepada teman-temanmu yang belum percaya, karena buku ini sangat mudah dan enak dibaca.

 


Overcoming the Dark Side of Leadership- The Paradox of Personal Dysfunction

By Gary L. McIntosh & Samuel D. Rima

Buku ini ditujukan bagi pastor, majelis gereja, tim kerja dan kaum profesional Kristen yang jadi pemimpin. Tujuan buku ini adalah untuk mencegah anda sebagai pemimpin dengan menambahkan nama anda ke dalam daftar para pemimpin yang sukses tapi akhirnya jatuh karena dikudeta oleh “dark side” hidupnya dan merusak pelayanannya.

Disebut “dark side” sebab tersembunyi tanpa disadari, yang nantinya bisa menarik hidup seorang pemimpin ke dalam lubang dalam “out of control.” Sebab “dark side” ini bisa bersembunyi dibalik motif spiritual yang mulia dan berkorban tapi penuh dengan “pride, selfishness, self-deceit and wrong motives” yang menjadi sebuah resep kehancuran.

Buku ini dengan jujur membukakan kepada para pastor dan pemimpin rohani untuk identifikasi “dark side” dalam hidup mereka agar jangan karam perahu kehidupan mereka.

Mutlak harus dibaca!


Contemporary Worship Music: A Biblical Defence

By John M. Frame

John Frame adalah tokoh senior Reformed yang sangat dihormati, seorang teolog, apologist, dan pemusik yang handal. Buku ini menjadi salah satu suara mengenai bagaimana dan apa itu ibadah kontemporer Reformed. Titik berangkat John Frame adalah memberi jawab atas kritik dan stereotype orang Kristen yang tanpa mengerti dengan mendalam apa itu musik kristen kontemporer sehingga main asal cap negatif.

Banyak orang main tuduh bahwa Contemporer Worship Music (CWM) menjadi budak dunia modern? Menurunkan standar ibadah? Dangkal doktrin? Frame menjawab dengan mengajak menganalisa syair lagu-lagu CWC dan bagaimana mengerti musik dan ibadah secara Reformed. Buku ini sangat “down to the earth”, Frame bicara soal kelemahan dan kekuatan CWM, dan bagaimana pemakaian benar dari CWM. Orang-orang yang kritik CWM berangkat dari tidak mau mendalami studi CWM atau memang sengaja memutarbalikkan fakta kebenaran tentang CWM. A good, solid, Reformed addition to any worship leader’s library.


Kutahu yang Kupercaya ( Know Your Believe )

By Paul E. Little

Ini buku klasik tentang apa isi kepercayaan iman Kristen yang masih relevan, sebab Paul E. Little menulisnya dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti menjelaskan iman Kristen memberi jawab dengan benar dan dapat diterima oleh akal atas banyak pertanyaan yang dituduhkan kepada iman Kristen. Pertanyaan seperti: apakah iman Kristen itu tahayul dan bertentangan dengan ilmu pengetahuan? Mengapa Allah yang berkuasa mengizinkan penderitaan dan kejahatan? Apakah mujizat ada?

Buku ini menjawab dengan singkat, jelas dan mudah dimengerti. Tidak heran buku ini dijual jutaan eksemplar dan diterjemahkan ke dalam banyak bahasa.


Everyone’s A Theologian

By R.C. Sproul

Semua orang Kristen adalah theolog, sebab kita semua mempunyai jawaban atas pertanyaan: Siapa Allah yang kita sembah? Siapakah Yesus itu? Apa artinya dosa? Dan sebagainya. Maka penting sekali kita semua memiliki jawaban yang benar, baik dan mudah dicerna, dengan demikian kita menjadi seorang theolog yang baik dan bertanggung jawab.

Buku Sproul ini mempersiapkan anda menjadi seorang theolog seperti itu. Banyak orang Kristen takut membaca buku theologia karena rasa berat bahasa dan bahasannya. Sproul berhasil membuat topik theologia yang kompleks menjadi mudah dimengerti dan dengan gaya bahasa pastoral seperti bapa membimbing anak-anaknya, maka buku ini sangat cocok bagi setiap orang Kristen.


Unpacking Forgiveness

By Chris Brauns

Dalam relasi, manusia cepat sekali melukai hati seseorang tetapi lambat sekali menyembuhkannya. Buku ini bicara soal mengerti pengampunan atas hati yang terluka secara alkitabiah. Pengampunan itu bersyarat, berkaitan erat dengan pertobatan dan permohonan maaf. Itulah arti pengampunan secara alkitabiah yang dikupas oleh Chris Braun. Inilah awal kesembuhan luka hati dan rekonsiliasi terjadi.

Bisa jadi anda bertemu dengan orang-orang yang terus melukai hati anda dan tidak pernah sensitif merasa salah dan minta maaf. Bagaimana anda bersikap?
Buku ini sangat menolong anda bertumbuh menghadapi semua ini. Ditulis dengan mengupas ayat-ayat Alkitab secara solid dan penuh dengan kisah-kisah nyata tentang relasi antar suami-istri, orang tua-anak, kolega membuat anda lebih menyelami betapa tidak mudahnya memberi pengampunan.


God and Stephen Hawking

By John C. Lennox

Buku ini adalah respon John Lennox melawan buku The Grand Design oleh Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow. Stephen Hawking adalah ahli matematika terkemuka dan John Lennox adalah sparring partner yang sepadan. John Lennox adalah guru besar matematika di University of Oxford, Inggris. Inti buku ini adalah walau dibahas oleh seorang ahli science, tetapi jika bahasan itu omong kosong tetaplah omong kosong. Itulah pendapat Lennox atas buku Stephen Hawking.

Buku Stephen Hawking, The Grand Design, ditulis untuk menyatakan bahwa hukum alam cukup pada dirinya sendiri menciptakan alam semesta dengan tanpa perlu adanya Allah. Buku Lennox bertujuan melawan pandangan ini sebagai filsafat yang dangkal dan kontradiksi pada dirinya sendiri.

Buku in singkat dan padat, hanya 96 halaman, tetapi menolong anda untuk bisa memiliki bahan berdebat dengan kaum ateis.


The Emotionally Healthy Church

By Peter Scazzero

Peter Scazzero adalah seorang gembala sidang gereja yang menceritaka realita nyata tapi menyakitkan dari kehidupan bersekutu sbg gereja yang ia alami sendiri: perpecahan, burn-out, ekspektasi yang tidak sehat.

Banyak pendeta dan orang2 yg melayani hanya menekankan perfoma luar tetapi tidak memuridkan hati yang sehat di hadapan Tuhan. Buku ini membukakan banyak hal yang pelayan-pelayan sembunyikan akhirnya emosional hati tidak pernah sehat.

Bagaimana Tuhan menata hati anda dari kegalauan “brokenness” masa lalu, menerima realita limitasi anda, dan menjalani dengan sehat proses “grieving and loss” dalam pelayanan anda adalah langkah-langkah penyehatan emosi dan spiritual anda. Buku ini sangat penting bagi anda.


Improving Your Serve

By Charles R. Swindoll

Buku ini dalam bahasa Indonesia dan sukses menerjemahkan dengan enak dibaca dan mudah dimengerti. Charles Swindoll menulis buku ini bagi mereka yang mau dan telah melayani baik sebagai hamba Tuhan, pengurus dan tim pelayanan di gereja. Inti dari pelayanan adalah mengikuti pola Yesus: Ia datang bukan untuk dilayani melainkan melayani sebagai hamba (Mark 10:45). Pemimpin yang menjadi hamba dalam pelayanan. Bagaimana makin memperkembangkan agar pelayanan anda makin maju? Jawaban buku ini adalah makin menjadi seorang hamba serupa Yesus. Jika anda bergumul bagaimana memahami menjadi seorang  pemimpin tetapi melayani seperti budak, buku ini pasti akan menolong anda “to improve your serve.”